Seorang orator ulung seperti Ir. Sukarno, Hiter adalah mereka orang-orang biasa. Namun dalam perjalan hidupnya mereka selalu penuh percaya diri. Mereka mampu mempengaruhi pikiran setiap orang dengan pidato-pidatonya, Mereka membangun jiwanya dari sikap percaya diri, yakin bahwa "saya bisa", yakin bahwa" saya mampu". Modal percaya diri bahkan bisa menutupi kelemahan, bahkan mampu merubah kelemahan menjadi sebuah kekuatan yang maha dahsyat, dan ini bukanlah bualan omong kosong, sudah banyak yang terbukti, dan mungkin Anda pun sudah ada yang merasakannya.
Ada acara sebuah televisi nasional yang memberitakan tentang sorang penipu milyaran rupiah. Penipu itu bisa dengan hebatnya melakukan sugesti dengan kalimat-kalimat "bahasa intelektual" bahkan "bisa berbahas Inggris", begitu banyak orang terpengaruh dan terhipnotis oleh kata-katanya, bahkan sekelas artispun bisa dia kibuli. Namun setelah diperhatikan detail dari kata-kata nya memang ngawur, hanya untuk memberikan "kesan inteletual". Ciri khas nya adalah menggunakan kosakata "berbau Bahasa Asing yang telah diadopsi oleh bahasa Indonesia". Bahkan dalam pidato bahasa Inggrisnya pun nampak terlihat lucu, karena menggunakan tatabahasa inggris yang sangat ngawur.
Inti dari pembicaran tukang tipu itu adalah bahwa penipu itu memiliki rasa percaya diri yang sangat kuat. Dia bisa mengungkapkan argumennya walaupun tanpa dengan ilmunya, namun masyarkat bisa Dia bohongi. Ini adalah contoh ekstrim dan tidak positif, namun Saya ingin meng suhesti Anda tentang Rasa Percaya Diri itu memang menentukan.
Saturday, September 14, 2013
Pentingnya "Disiplin" 2
Belajar kedisipinan adalah kunci jika ingin maju, jika Kita kurang disiplin maka semua pekerjaan akan menjadi tidak terencana, tidak komprehensif, tidak teratur bahkan cenderung ngawur. Sebuah kosakata yang memang kita anggap sepele"DISIPLIN", tapi memang berat untuk melakukannya. Dibutuhkan kesungguhan dan kemauan keras.
Kita bisa ambil contoh kecil saja, Negara Jepang, negara mereka setelah menyerah pada sekutu di jaman perang dunia ke 2, ekonominya hacur lebur. Mereka harus membayar pampasan perang, belum lagi kerugian akibat pemboman oleh sekutu berupa fasilitas industri mereka, kemudian disusul lagi dengan bom atom di kedua profinsi mereka yang notabene adalah kota industri dan pusat penghasilan Jepang. Namun pada akhirnya di tahun 80-an ekonomi mereka bangkit kembali, bahkan hampir menyamai negara adi kuasa Amrika Serikat. Dollar Amerika dan Yen jepang jadi disandingkan sebagai tolak ukur perekonomian di dunia.
Faktor apakah yang membuat mereka berhasil dan sukses membangun negara nya kembali? tidak lain dan tidak salah lagi yaitu faktor "disiplin" yang dimiliki oleh masyarakat Jepang. Mereka terbiasa hidup disiplin dari hal-hal kecil, kemudian beranjak ke masalah yang lebih besar dan menentukan keberhasilan mereka.
Barangkali mungkin judul di atas begitu membosankan namun, perlu kita ingat...mengapa bangsa ini selalu terpuruk oleh masalah...karena Kita kurang disiplin!!! Bangun kesiplinan mulai dari diri kita sendiri, mulai dari hal-hal kecil. Biasakan hidup disiplin akan menuai keberhasilan yang sempurna dimasa yang akan datang.
Korupsi, suap menyuap itu adalah buah dari "ketidakdisiplinan", tidak disiplin membuat mental Kita menjadi lemah dan malas. Jika malas tentunya segala sesuatu ingin didapatkan dengan mudah, tanpa harus bekerja keras. maka munculah penyakit masyarakat dari strata rakyat kecil sampai ke orang kaya sudah terjangkit semua dengan yang namanya "korupsi". Itulah yang disebut korupsi berjamaah dan akhir-akhir ini telah melekat di setiap insan manusia indonesia sebagai "pekat"...penyakit masyarakat yang akut.
Kita bisa ambil contoh kecil saja, Negara Jepang, negara mereka setelah menyerah pada sekutu di jaman perang dunia ke 2, ekonominya hacur lebur. Mereka harus membayar pampasan perang, belum lagi kerugian akibat pemboman oleh sekutu berupa fasilitas industri mereka, kemudian disusul lagi dengan bom atom di kedua profinsi mereka yang notabene adalah kota industri dan pusat penghasilan Jepang. Namun pada akhirnya di tahun 80-an ekonomi mereka bangkit kembali, bahkan hampir menyamai negara adi kuasa Amrika Serikat. Dollar Amerika dan Yen jepang jadi disandingkan sebagai tolak ukur perekonomian di dunia.
Faktor apakah yang membuat mereka berhasil dan sukses membangun negara nya kembali? tidak lain dan tidak salah lagi yaitu faktor "disiplin" yang dimiliki oleh masyarakat Jepang. Mereka terbiasa hidup disiplin dari hal-hal kecil, kemudian beranjak ke masalah yang lebih besar dan menentukan keberhasilan mereka.
Barangkali mungkin judul di atas begitu membosankan namun, perlu kita ingat...mengapa bangsa ini selalu terpuruk oleh masalah...karena Kita kurang disiplin!!! Bangun kesiplinan mulai dari diri kita sendiri, mulai dari hal-hal kecil. Biasakan hidup disiplin akan menuai keberhasilan yang sempurna dimasa yang akan datang.
Korupsi, suap menyuap itu adalah buah dari "ketidakdisiplinan", tidak disiplin membuat mental Kita menjadi lemah dan malas. Jika malas tentunya segala sesuatu ingin didapatkan dengan mudah, tanpa harus bekerja keras. maka munculah penyakit masyarakat dari strata rakyat kecil sampai ke orang kaya sudah terjangkit semua dengan yang namanya "korupsi". Itulah yang disebut korupsi berjamaah dan akhir-akhir ini telah melekat di setiap insan manusia indonesia sebagai "pekat"...penyakit masyarakat yang akut.
Thursday, September 12, 2013
Pentingnya "Disiplin" 1
Taukah Anda pendidikan latihan dasar militer adalah latihan baris-berbaris. Taukah Anda mengapa group pasukan pengibar bendera Merah Putih (PASKIBRAKA) latihan dasarnya adalah baris-berbaris. Itulah sebenarnya latihan dasar kedisiplinan, kepatuhan untuk menciptakan keteraturan dalam organisasi. Coba bayangkan jika setiap individu pelaku organisasi tidak disiplin sesuai dengan perintah dasar, maka organisasi itu akan nampak kacau balau. Organisasi militer telah diakui kehandalannya, karena mereka memiliki "disiplin tinggi", loyalitas dan kepatuhan pada konsep-konsep organisasi yang telah ditetapkan oleh badan organisasi mereka lakukan dengan senang hati, tanpa beban sedikitpun. Itulah mengapa militer disebut lembaga yang paling sukses dalam membangun organisasinya.
Tata cara militer bisa kita terapkan dalam bermasyarakat, tentunya sesuai denga kebutuhan, tidak harus mengikuti menerapan disiplin ala militer, Kita bisa mengadopsi sesuai dengan kebutuhan organisasi yang sifatnya CIVIL yang terorganisasi. Contoh kecil di pemerintahan tingkat desa, kecamatan itu adalah sebuah organisasi, sementara di bidang usaha adalah seperti badan CV atau PT, itu adalah sebuah organisasi juga.
Untuk memenuhi stadarisasi sumber daya manusia (tentang organisasi/disiplin organisasi) biasanya sebuah lembaga selalu memberikan pelatihan tentang organisasi internnya, seperti pelatihan seminar pra-jabatan. Itu dimaksudkan agar peserta memahami misi dan visi yang harus dilakukan ketika mereka bergabung dengan organisasi. Pekerjaan apa yang harus dilakukan dan disiplin sperti apa yang harus mereka patuhi.
Tata cara militer bisa kita terapkan dalam bermasyarakat, tentunya sesuai denga kebutuhan, tidak harus mengikuti menerapan disiplin ala militer, Kita bisa mengadopsi sesuai dengan kebutuhan organisasi yang sifatnya CIVIL yang terorganisasi. Contoh kecil di pemerintahan tingkat desa, kecamatan itu adalah sebuah organisasi, sementara di bidang usaha adalah seperti badan CV atau PT, itu adalah sebuah organisasi juga.
Untuk memenuhi stadarisasi sumber daya manusia (tentang organisasi/disiplin organisasi) biasanya sebuah lembaga selalu memberikan pelatihan tentang organisasi internnya, seperti pelatihan seminar pra-jabatan. Itu dimaksudkan agar peserta memahami misi dan visi yang harus dilakukan ketika mereka bergabung dengan organisasi. Pekerjaan apa yang harus dilakukan dan disiplin sperti apa yang harus mereka patuhi.
Pramuka sebagai Media Latihan Kepemimpinan
Belajar berorganisasi sangat lah penting bagi Kita semua.Belajar berorganisasi sangat bermanfa'at ketika Kita bermasyarakat. Berorganisasi tidak harus selalu menjadi pemimpin atau leader, tapi berorganisasi adalah belajar cara bagaimana menjadi seorang pemimpin dan menjadi orang yang dipimpin. Seorang pemimpin wajib dan harus bisa mengasuh, mengayomi, merasakan apa yang ada dipikirkan dan di inginkan bawahannya. Sementara yang dipimpin harus memiliki kepatuhan dan loyalitas terhadap pemimpinya. Seringkali terjadi kasus dimana antar pemimpin dan bawahan tidak akur dan menyebabkan suatu konflikyang membuang energi, ini sebagai akibat kurang pahamnya definisi Kepemimpinan dan yang dipimpin, artinya belum paham benar tentang tata cara berorganisasi yang baik dan benar.
Ketika Saya dulu masih duduk di sekolah dasar, para guru kami memberikan pendidikan ekstrakulikuler tentang kepanduan, yaitu Pramuka. Disana kami di ajarkan tentang menjadi seorang pemimpin dan orany yang harus mau dipimpin. Murid-murid diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dan orang yang harus mau dipimpin, itulah hakkatnya berorganisasi. Disana ada kerjasama, saling melindungi, saling membantu, saling menghormati, belajar loyalitas dan kepatuhan, disilplin, kerajinan, dan kebersamaan.
Ketika Saya dulu masih duduk di sekolah dasar, para guru kami memberikan pendidikan ekstrakulikuler tentang kepanduan, yaitu Pramuka. Disana kami di ajarkan tentang menjadi seorang pemimpin dan orany yang harus mau dipimpin. Murid-murid diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dan orang yang harus mau dipimpin, itulah hakkatnya berorganisasi. Disana ada kerjasama, saling melindungi, saling membantu, saling menghormati, belajar loyalitas dan kepatuhan, disilplin, kerajinan, dan kebersamaan.
Kembali Belajar Bahasa Indonesia
Pelajaran bahasa Indonesia sangat penting dirasakan saat ini. Mengapa itu penting sekali? bahasa adalah jembatan bagi seseorang untuk meng-komunikasikan sebuah gagasan. Bahasa menjadi penting ketika seseorang ingin menyampaikan keinginan atau pendapatnya. Dan suatu hal yang sangat fatal ketika bahasa yang diungkapkan kurang pas pada tata bahasa yang baik dan benar. Mungkin benar bahasa itu berubah dan berkembang sesuai jaman, tapi adalah penting juga untuk memperhatikan ilmu bahasa Indonesia sesuai dengan Tata Bahasa orsinil. Sebab tidak elok akhirnya, jika Bahasa Indonesia menjadi bahasa campuran prokem ala anak muda sekarang. Itu tidak akan menjadi indah ketika digunakan dalam suatu nuansa karya tulis dan pidato resmi, kesan urakan dan tidak berkarakter ketika bahasa ungkapan asing campur aduk dengan bahasa Indonesia. Saya khawatir suatu saat kelak orang jarang sekali berbahasa Indonesia yang susunan kalimat, dan ungkapan yang sesuai dengan tata bahasa Indonesia yang benar. Generasi yang hilang termakan budaya kapitalisme dan hedonisme membawa sikap karakter main adopsi bahasa seenaknya, tanpa memperhatikan keindahan dan keorsinilan bahasa.
Sangat setuju sekali ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mencangakan pembelajaran bahasa Indonesia lebih intens lagi, selain melatih bertutur kata yang baik jug murid di latih untuk bisa menyusun kalimat yang baik dan benar. Dan pada akhirnya murid-murid Kita sudah pandai menulis dan bertutur kata sesuai dengan budaya orang timur.
Sangat setuju sekali ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mencangakan pembelajaran bahasa Indonesia lebih intens lagi, selain melatih bertutur kata yang baik jug murid di latih untuk bisa menyusun kalimat yang baik dan benar. Dan pada akhirnya murid-murid Kita sudah pandai menulis dan bertutur kata sesuai dengan budaya orang timur.
Sunday, September 8, 2013
Gejala Holistis pada Anak Remaja
Sikap dan perilaku seorang Anak nampak berbeda setelah liburan, ini menjadi pertanyaan serius bagi orang tua mereka. Perilaku sedikit agak agresif dengan kata-kata sedikit sadis keluar dari pembicaraan mereka saat berkumpul dengan teman-temannya. Selidik demi selidik orang tua mereka berkesimpulan bahwa perubahan anak mereka berasal dari "permainan game" yang cenderung sadistis. Umumnya mereka meniru ucapan-ucapan ala "amerika"(ungkapan-ungkapan kotor dan kasar) dalam sebuah adegan "film action /atau game" yang kemudian diaktualisasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Permainan game yang cenderung sadistis (shooter) dengan gambar cipratan darah, sabetan pisau atau pedang, tembakan senjata api menjadi seperti terbiasa, walaupun dalam kerangka gambar tidak realistis. Sikap holistis menjadi terbentuk dalam jiwa mereka, dikhawatirkan akan menjadi atitude yang kuarang baik di masyarakat.
Perlu adanya bimbingan dan pengawasan dari orang tua mereka, walaupun kasus ini tidak selalu terjadi kepada semua anak, namun satu kasus ini telah menjadi ke khawatiran orang-orang tua yang memiliki anak yang akan beranjak dewasa.
Perlu adanya bimbingan dan pengawasan dari orang tua mereka, walaupun kasus ini tidak selalu terjadi kepada semua anak, namun satu kasus ini telah menjadi ke khawatiran orang-orang tua yang memiliki anak yang akan beranjak dewasa.
Persiapan di Akhir Liburan Sekolah
Persiapan saat kembali ke sekolah perlu dilakukan sebelumnya. Ketika awal liburan dimulai pun Kita harus menyusun semua perlengkapan sekolah sesuai pada tempatnya agar dikemudian hari Kita tidak bingung harus mencari. Perlu juga Kita bertanya kepada wali kelas tentang mata pelajaran di awal persekolahan agar kita bisa mempersiapkan sebelumnya. Catat jadwal mata pelajaran atau mata kuliah sks Anda mana saja yang akan diambil, atau ekstrakulikuler apa yang akan diambil esok hari. Jika semua nya ter-tata dengan rencana maka dia awal perkuliahan Anda akan semangat kembali, tanpa harus kebingungan ...harus bagianmana mengawalinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)